Cerita tentang Matchday Programme

thumbnail
Untuk orang Indonesia, koleksi perangko adalah hobi yang sudah biasa. Tetapi koleksi majalah pertandingan sepakbola (matchday programme) masih jadi hal yang langka, apalagi untuk pertandingan-pertandingan sepakbola lokal.

Matchday programme [selanjutnya ditulis programme saja] adalah publikasi yang diterbitkan terkait sebuah pertandingan. Di dalamnya ada informasi mengenai susunan pemain, informasi-informasi tentang pemain, dan kadang juga diselipi dengan wawancara dengan pelatih atau artikel yang ditulis terkait pertandingan tersebut.

Programme umumnya tidak terlalu tebal. Hanya terdiri dari selembar kertas atau 4 halaman atau kelipatan 4 lainnya. Untuk pertandingan-pertandingan penting dan istimewa, programme bisa diproduksi dengan lebih baik, konten yang lebih kaya, juga kemasan yang lebih istimewa dari biasanya.

Pada 1981 ada Programme yang agak sederhana yang diproduksi untuk pertandingan antara Indonesia Muda vs Coventry City di Surabaya. Sempat pula diproduksi programme untuk pertandingan Indonesia All-Star vs Manchester United pada tanggal 20 Juli 2009 yang diproduksi tabloid Bola. Namun, karena pertandingang itu batal akibat ledakan bom di hotel yang sudah disiapkan untuk tempat menginap MU, programme itu tidak jadi dijual di stadion GBK, tapi saya sempat mengirimkan beberapa eksemplar programme tersebut ke kolektor-kolektor di Inggris.

Ada teman saya di Inggris bilang dia pernah lihat Programme dari Jawa dari pertandingan pada tahun 1930an dalam bahasa Indonesia dan Belanda. Jika kesaksian itu benar, berarti mungkin memang ada yang lain dan istimewa dari zaman itu sehingga sudah cukup maju untuk memikirkan membuat Programme.

Saya sendiri pernah melihat Programme yang dibuat di laga kandang Arema Malang dua musim lalu. Hanya saja Programme itu hanya dibuat versi online dan tidak dicetak untuk jual di stadion.

Di Inggris, Programme paling tua diproduksi pada 1888, bersamaan dengan dimulainya kompetisi liga. Bentuknya masih sangat sederhana, hanya berisi susunan pemain kedua tim yang dicetak di atas kartu yang agak tebal. Dalam waktu tiga tahun setelahnya, beberapa klub sudah mulai membuat Programme yang lebih rapi, dengan format 4 halaman yang berisi berita-berita klub dan jadwal pertandingan untuk kompetisi musim tahun itu.

Di Inggris pula, Programme adalah barang burun para kolektor. Mereka yang sangat menggemari programme ini sama seriusnya dengan mereka yang mengoleksi perangko. Mereka memburu koleksi-koleksi Programmeyang langka dan penting.



Programme yang waktu itu paling diminati adalah final-final Piala FA. Gambar di atas adalah Programme Final FA Cup 1909 antara Manchester United vs Bristol City. Programme ini sangat sulit dicari dan harganya bisa mencapai di atas seribu poundsterling (sekarang kira-kira Rp15 juta).

Komentar