Menggunakan Spanyol demi Pencitraan dan Diplomasi Publik

thumbnailGetty Images
Spanyol telah mengawali pelayarannya kembali belakangan ini. Bukan lagi dipimpin Colombus ataupun nahkoda-nahkoda yang namanya kita kenal di bangku sekolah, meski telah mulai asing untuk kita dengar.

Nahkoda kapal-kapal Spanyol tersebut kini mulai mudah kita ingat dan lafalkan. Nahkoda-nahkoda itu sekarang bernama Xavi Hernandez, yang telah memimpinLa Furia Roja merajai Eropa dan dunia. Ada juga Andres Iniesta yang menahkodai Barcelona hingga begitu digdaya.

Pernah juga mendengar armada Real Madrid yang menghabiskan banyak uang dalam membangun armada perangnya? Tentu saja.

Tak hanya itu, Spanyol sekarang juga mempunyai pasukan berkuda yang sangat mumpuni. Sebut saja Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan jangan kita lupakan perwira baru mereka, Marc Marquez. Armada Spanyol juga kini semakin lengkap, dengan hadirnya pemukul bola handal macam Rafael Nadal.

Kegemilangan yang tentunya mengaburkan ingatan kita, bahwa Spanyol juga menjadi korban resesi ekonomi global 2008. Negara ini pernah mendapat bantuan Uni Eropa sebesar 125 juta dolar AS hanya untuk mengembalikan perekonomiannya setelah bencana kredit macet mendera mereka. Ya, Spanyol yang juga memiliki tingkat pengangguran 21,6%.

Namun bukankah Barca, Madrid, Lorenzo, Pedrosa, dan La Furia Roja telah sukses membiaskan semua itu? Spanyol seakan sebuah negeri yang gemah ripah loh jinawi, titi tentrem, kerta raharja.

Pada akhirnya publik memang sadar bahwa Spanyol telah mengambil langkah-langkah soft power, dengan aktor-aktor non negara --Barca, Madrid, Lorenzo, Pedrosa, dll-- yang mengambil peran-peran diplomasi.

Kesemuanya tentu untuk menjaga stabilitas iklim investasi Spanyol sendiri agar lekas keluar dari derita krisis ekonomi. Walhasil, kapal-kapal perang Spanyol tersebut telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Spanyol kembali (terlihat) berjaya.

Kerja Sama, Sama-Sama Kerja

Prospek industri olahraga yang ditawarkan Spanyol memang demikian seksi. Spanyol tak perlu menunggu lama agar gayung-gayung mereka disambut dunia luar. Perlahan, perekonomian Spanyol mulai membaik berkat adanya pengaruh dari sektor olahraga ini.

Komentar